Sabtu, 15 Oktober 2011

RESUME TANGGAL 15 OKTOBER 2011 DENGAN TEMA KERJA CERDAS DAN NILAI DIRI

Pada tanggal 15 oktober 2011 diadakan acara perisan dan seminar tentang Kerja Cerdas dan Nilai Diri yang dibawa oleh
A.B. TJANDRARINI, S.Si., M.Kom di STIKOM Surabaya 
Kisah: “Pesan Sang Ayah”
  1. Jangan menagih hutang kepada orang yang berhutang kepadamu.
  1. Jika pergi dari rumah ke toko jangan sampai mukamu  terkena sinar matahari.
Setelah beberapa tahun:
  1. Anak yang sulung bertambah kaya.
  1. Anak yang bungsu semakin miskin.
Apa yang sebenarnya terjadi?
         Bagaimana dengan anda?
         Sebuah kalimat ditanggapi dengan presepsi yang berbeda.
         Dengan positif attitude segala kesulitan adalah perjalanan menuju sukses.
         “Berusaha melakukan hal biasa yang dikerjakan dengan cara yang luar biasa.”
Kerja Cerdas – Smart Work
(Prof. Dr. Roy Sembel/Sandra Sembel)
         Kerja cerdas adalah kerja dengan usaha sama tetapi memberikan hasil yang lebih besar (dua kali lebih besar atau bahkan lebih dari itu).
         Yang terpenting untuk diterapkan adalah bekerja untuk manfaat maksimum.
Beberapa Prinsip Kerja Cerdas
1.      Orientasi Hasil
            Perencanaan yang tepat waktu, tepat guna dan tepat sumber daya. (5 M)
2.      Disiplin
            Pelaksanaan memperhatikan apa yang sudah direncanakan.
3.      Dukungan
            Rekan kerja, kerabat dalam hal informasi, tenaga, dana.
4.      Meminimalkan Kesia-siaan (Taiichi Oh No)
            Memangkas hal2 yang tak bermanfaat yang menghabiskan waktu, tenaga, sumber daya.
Inti Kerja Cerdas (Margaret Steen)
         Pembagian atau manajemen waktu
         Melakukan pekerjaan dengan lebih efektif dan efisien
         Melakukan terobosan-terobosan
Nilai Diri – Self Value
         Ingat:
        Nilai selembar uang sangat ditentukan oleh jumlah angka ‘nol’ yg dimilikinya.
         Renungkan:
        Jika nilai uang ditentukan oleh jumlah angka ‘0’ yang dimilikinya, maka apa yang menentukan nilai diri kita sebagai manusia?
         Uang seribu mewakili kualitas standar kita.
         Setiap satu angka ‘nol’ mewakili satu kualitas penting tiap individu.

Ada 2 hal yang harus diperhatikan oleh kita semua:
    1. Bagaimana mempertahankan angka ‘nol’ agar tidak berkurang?
    2. Bagaimana menambah angka ‘nol’?
         Penambahan angka ‘nol’ pada uang setara dengan penambahan atribut positif pada diri kita.
         Siapa pun akan tertarik dengan atribut-atribut positif dalam diri kita.
         Nilai kita ditentukan oleh kualitas diri kita.
         Kualitas diri kita ditentukan oleh atribut-atribut positif yang kita miliki.
10 Kualitas Pribadi yang Disukai
  1. Ketulusan
         Selalu mengatakan kebenaran
         Tidak suka mengada-ada
         Tidak suka pura-pura
         Tidak mencari-cari alasan
         Tidak memutarbalikkan fakta
  1. Kerendahan Hati
         Semakin berisi semakin menunduk
         Bisa mengakui dan menghargai keunggulan orang lain
         Bisa membuat orang di atasnya merasa oke
         Bisa membuat orang di bawahnya tidak merasa minder
  1. Kesetiaan
         Selalu bisa dipercaya dan diandalkan
         Selalu menepati janji
         Punya komitmen yang kuat
         Rela berkorban
         Tidak suka berkhianat
  1. Berpikir Positif
         Lebih suka membicarakan kebaikan daripada keburukan orang lain
         Lebih suka bicara tentang harapan daripada keputusasaan
         Lebih suka mencari solusi daripada frustasi
         Lebih suka memuji daripada mengecam
  1. Keceriaan
         Bisa menikmati hidup
         Tidak suka mengeluh
         Selalu berusaha meraih kegembiraan
         Bisa mentertawakan situasi, orang lain, juga dirinya sendiri
         Punya potensi untuk menghibur dan menyemangati orang lain
  1. Bertanggungjawab
         Melaksanakan kewajiban dengan sungguh2
         Kalau salah, berani mengakui
         Ketika gagal, tidak mencari kambing hitam
         Kalau kecewa dan sakit hati, tidak menyalahkan siapa pun
  1. Percaya Diri
         Menerima dirinya sebagaimana adanya
         Menghargai dirinya
         Menghargai orang lain
         Mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan & situasi baru
         Tahu apa yang harus dilakukan & melakukannya dengan baik
  1. Kebesaran Jiwa
         Mampu memaafkan orang lain
         Tidak membiarkan dirinya dikuasai rasa benci & permusuhan
         Tetap tegar dalam menghadapi masa2 sulit
         Tidak membiarkan diri hanyut dalam kesedihan & keputusasaan
  1. Easy Going
         Menganggap hidup ini ringan
         Tidak suka membesar-besarkan masalah
         Berusaha mengecilkan masalah besar
         Tidak suka mengungkit masa lalu
         Tidak mau khawatir dengan masa depan
         Tidak mau pusing & stres dengan masalah2 di luar kontrolnya
  1. Empati
         Pendengar yang baik
         Bisa menempatkan diri pada posisi orang lain
         Selalu mencari jalan keluar terbaik
         Tidak suka memaksakan pendapat & kehendaknya
         Selalu berusaha memahami & mengerti orang lain
 

Selasa, 11 Oktober 2011

RESUME TENTANG NAPSA

RESUME NAPZA TANGGAL 8 OKTOBER 2011


NAMA : TRI KUNTO ARIF BAGUS BRAMANTA
NIM : 11410100095

Pada tanggal 8 Oktober 2011 pada saat perisan di STIKOM SURABAYA , diadakan seminar tentang NAPZA oleh Duta Anti Narkoba 2011 / Gerakan Nasional Anti Narkoba yang diwakili oleh Natashia, Vina , dan Dwi Jiwa Yanto (Juara 1 Anti Narkoba)
Berikut yang di jelaskan ..
APA ITU NARKOBA ?

  • Narkotika
  • Psikotropika
  • Bahan Adiktif
UU no. 22 tahun 1997 :
  • Narcotic = Narkosis = Zat / obat dari tanamaman / bukan tanaman yang dapat merubah sadar, sampai hilang rasa nyeri.
  • Contoh : Ganja, Cocain, Heroin, Opium, Morphin
UU no. 5 tahun 1997 :
  • Psikotropika = Zat / obat alamiah / sintesis yang berkasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang merubah khas pada aktifitas mental dan perilaku
  • Contoh : sabu, ekstasi, amfotan
  • Bahan adiktif  = bahan / zat yang bukan narkotika maupun psikotropika yang dapat menimbulkan ketergantungan
  • Contoh : Alkohol (minuman keras), Nikotin (Rokok), Kafein (Kopi), Tiner, bensin , spirtus
Ganja / Carnabis : Mengandung zat kimia (delta-9- tetranydro cannabinol /THC) yang mempengaruhi perasaan dan penglihatan serta pendengaran
  • Efek = Konsentrasi hilang, Denyut jantung makin cepat, rasa gelisah dan panik, depresi , halusinasi
Heroin / putau : dapat menjerat pemakainya dengan cepat baik secara fisik maupun mental :
  • bila pemakaian dikurangi timbul rasa sakit, jika pemakaian di hentikan maka kejang-kejang.
Usaha untuk berhenti memakai / mengkonsumsi timbul :
  • Rasa sakit disertai kejang-kejang 
  • Menggigil disertai mata berair
  • nafsu makan hilang
Ekstasi / ineks :
  • termasuk psikotropika dan biasanya diproduksi secara illegal dalam bentuk pil / tablet
  • mendorong tubuh bekerja diluar batas kemampuan ( pengerahan tenaga yang tinggi dan lama, kekurangan cairan tubuh)
Efek = Diare, rasa haus berlebihan, hiperaktif
Sabu : Pengguna menjadi tergantung secara mental dan pemakaian yang lama menyebabkan peradangan otot kaki atau bahkan kematian.
  • Nama jalanan : sabu, kristal, ubas, glass, ice
  • Efek = berat badan turun, halusinasi, kerusakan hati dan ginjal, kerusakan jantung, Stroke, kematian
Zat adiktif :
    1. Rokok :
  • Perokok aktif : orang yang menghisap rokok dan menghisap asap hasil pembakaran rokok tersebut
  • Perokok pasif : orang yang berada disekitar perokok aktif yang turut menghisap asap rokok
Akibat :
  • Gangguan pada saluran pernapasan, system kardiovasikuler, system saraf pusat, system pencernaan organ reproduksi dan kanker
2. Alkohol : Alkohol menekan susunan syaraf pusat , memperlambat fungsi otak, dapat menurunkan kemampuan pengendalian diri
Akibatnya : perubahan mental dan ketagihan
Faktor memakai narkoba :
1.   Internal : coba-coba, kepribadian lemah, tidak PD, agama kurang kuat
2.   Eksternal : Tinggal didaerah peredaran, sekolah dilingkungan rawan narkoba, bergaul dengan pemakai, dorongan kelompok, keluarga kurang harmonis.
Perubahan fisik :
1.   Jalan sempoyongan
    1. Bicara pelo/ mata merah
    2. ngelamun / ketawa sendiri
    3. takut air
    4. hidung berair
Perubahan sikap dan perilaku :
  1. Prestasi sekolah menurun
  2. malas belajar
  3. tida sopan
  4. suka begadang
  5. suka berbohong
  6. dll
Bahaya narkoba :
  1. Fisik : Teler, sakau , sakit, Aids, seks bebas
  2. Sosial : Keluarga, masyarakat, criminal
  3. Strategis : Masa depan generasi muda, rusak moral, rusak cinta tanah air
Dan semuanya berujung kematian
Solusi :
1.      Berbuat positif
2.      Tanamkan nilai” agama
3.      Pola hidup sehat
4.      Sibukkan diri dengan kegiatan yang bermanfaat
Harapan :
  1. Narkoba merupakan masalah bersama
  2. adanya komitmen untuk memberantas tak hanya ucapan tetapi juga tindakan.
Demikian Resume yang saya tulis ini dengan sebenar nya SOERBAJA tanggal 11 september 2011

Minggu, 02 Oktober 2011

seminar komunikasi dan pengalaman kerja


NAMA : TRI KUNTO ARIF BAGUS BRAMANTA
NIM  : 11410100095


RESUME ACARA SEMINAR YANG BERTEMAKAN KOMUNIKASI DAN PENGALAMAN KERJA

Di stikom surabaya ada acara seminar yg diawali dengan kegiatan apel pagi sebagai syarat/ kegiatan wajib untuk sign in 2011. untuk tema seminar pertama kali ini yaitu MOTIVASI. seminar ini akan mengulas mengenai motivasi. 
motivasi memiliki beberapa pengertian. yaitu segala sesuatu yg membuat seseorang bertingkah laku tertentu seperti mengapa kita bisa bangun pagi karena ada motivasi untuk melakukan aktifitas di pagi hari tersebut. motivasi bisa juga berari kesediaan mengeluarkan tingkat upaya yang tinggi kearah pencapaian tujuan organisasi. dapat disimpulkan bahwa motivasi adalah upaya yang tinggi untuk mencapai keinginan. motivasi juga merupakan salah satu kebutuhan manusia.
kebutuhan manusia berarti kekurangan yg kita rasakan pada waktu tertentu, seperti kita merasakan lapar berarti kita memiliki kebutuhan untuk makan, dll. atau juga bisa dikatakan sebagai suatu keadaan internal yg menyebabkan hasil tertentu tampak menarik, contohnya kita saat akan membuat mading kita butuh beberapa alat penghias agar mading kita tampak menarik, dll. 
tingkat kebutuhan manusia ada 5 menurut Maslow, yaitu:
1. physicological, yaitu kebutuhan isirahat, makan, minum, dll yg berhubungan dgn kesegaan fisik.
2. safety, yaitu kebutuhan merasa aman.jika tidak merasa aman maka tidak akan bisa menuju ketingkat kebutuhan manusia yg lebih lanjut.
3. social, yaitu kebutuhan bersosial dgn teman saudara atauoun siapa saja.
4. esteem, yaitu kebutuhan pemenuhaan keberhasilan.
5. self actualization, yaitu kebutuhan aktualisasi diri.
menurut maslow kebutuhan nomor 1 dan 2 merupakan lower order needs yg berarti mudah dilakukan sedangkan kebutuhan nomor 3, 4, dan 5 merupakan higher order needs yaitu kebutuhan yg lebih sukar dilaksanakan daripada kebuthan nomor 1 dan 2. 
Clayton Al Derfer juga menyatakan teori, yaitu ERG Theory (teori erg)
E = existence, yaitu kebutuhan hidup/ dasar.
R = relateness, yaitu kebutuhan dengan sesama baik komunikasi sosial atau apapun.
G = growth, yaitu kebutuhan aktialisasi diri
ada juga Douglas MC Greger, menyatakan teori x & y.
x, yaitu setiap orang ada yg tidak suka bekerja, bermabisi rendah, responnya kurang & minta serba praktis
y, yaitu kebalikan dari x.
David McLelland ,dijuliki sebagai bapak motivasi berprestasi.
ada 3 kebutuhan, yaitu:
need for achievement
need for affiliation
need for power
beberapa tips untuk merubah sikap kerja:
1. bentuk sikap dan kebiaasaan proaktif
2. melayani banyak bidang kain
3. selalu siap berubah
4. tampil terbaik agar orang lain puas
5. punya minat luas dan wawasan yg beragam
6. peduli keterpaduan kerja (team spirit)
7. perilaku merefleksi diri
8. kerja berpikir dan berpikir untuk kerja
9. bekerja dengan rencana dan rencana untuk bekerja
10. fun - excitement - inspiring - dinamiz
hal hal yg merupakan kebiasaan buruk:
berkata tidak bisa, berkata tidak tau, dan berkata tidak mungkin.
kesimpulannya adalah:
bahwasegala perilaku kita harus didasari oleh motivasi danselalu diingat bahwa sebaik baik ,otivasi apapun tidak akan sebaik motivasi yg muncul dari diri sendiri
Kerja dalam dunia kerja yang harus pertama dimiliki adalah rasa cinta.
maksudnya adalah rasa cinta kita terhadap perkerjaan itu sediri dimana bila kita sudah cinta dengan pekerjaan itu maka pekerjaan itu akan terasa menyenangkan dan enak untuk dilakukan.
Dalam dunia kerja tidak luput dari yang namanya Komunikasi antar sesama manusia dalam kerja.

7 common trait of the best business leader

1.                  Passion
2.                  Intelligence and clarity of thinking
3.                  Great communication skills
4.                  High energy level
5.                  Egos in check(humble)
6.                  Inner peace
7.                  Capitalizing of formative early life experience.

Komunikasi berasal dari bahasa latin yaitu communis yang kemudian dalam bahasa inggris berbunyi common
komunikasi adalah bagian penting dari mempengaruhi orang lain untuk memperoleh apa yang kita inginkan.

Kemampuan Dalam komunikasi :
·                       IDE/GAGASAN yang jelas
·                       KOMUNIKATOR
·                       PENERIMA
·                       PESAN yang jelas
·                       MEDIA yang tepat
·                       STRATEGI yang sesuai
·                       memberikan PERSEPSI yang seragam
·                       panca indra PENERIMA yang baik.
Prinsip Dasar Komunikasi:
·                        komunikasi yang sebenarnya adalah disampaikan yang diterima ,bukan pesan yang ingin  disampaikan.
·                       komunikasi merupakan jalan dua arah ,kita harus memberikan sebaik yang kita terima.
Memberikan informasi dengan baik ada 6 C yaitu :
1.                     CLEAR
2.                     CONSIDE
3.                     COMPLETE
4.                     COURTEOUS
5.                     CORRECT
6.                     CONCRETE