Kamis, 27 Desember 2012

RESUME MSDM PERTEMUAN 12 (AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA)

AUDIT SUMBER DAYA MANUSIA

·         Audit SDM : merupakan suatu proses sistematik dan formal yang didesain untuk :
o    Mengukur biaya dan manfaat keseluruhan program manajemen SDM
o    Membandingkan efisiensi dan efektivitas keseluruhan program manajemen SDM dengan kinerja organisasi dimasalalu, kinerja organisasi lain yang dapat dibandingkan efektivitasnya, dan tujuan organisasi.
·         Tujuan Audit SDM :
o     Membantu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap tujuan-tujuan organisasi dan penciptaan nilai departemen SDM
o    Mendapatkan umpan balik, baik dari karyawan maupun manajer yang berkaitan dengan tugas-tugas dan pengelolaan SDM
o    Membantu manajer SDM dalam membuat keputusan
·         Manfaat Audit SDM :
o    Mengevaluasi keefektifan berbagai fungsi SDM - rekruitmen dan seleksi, kompensasi, pelatihan, penilaian kinerja, dsb.
o    Menganalisis kontribusi fungsi SDM pada operasi binis perusahaan
o    Melakukan benchmarking kegiatan SDM untuk mendorong perbaikan terus menerus
o    Mengidentifikasi berbagai masalah strategik dan administratif implementasi fungsi SDM
o    Menganalisis kepuasan para pengguna pelayanan departemen SDM
  •   Lingkup Audit SDM
    • Audit Strategi Korpororasi/Kompatibilitas
      •  Menilai keterkaitan dan konsistensi kebijakan dan prosedur SDM dengan tujuan dan strategi perusahaan;
      •  Mempelajari rencana bisnis jangka panjang, dan melakukan peninjauan lingkungan secara sistematis guna mengungkap tren-tren yang berubah
    • Audit Fungsi SDM
      •  Merupakan penilaian atas berbagai fungsi yang dijalankan departemen SDM.
      •  Terdiri atas:
        A. Audit Sistem Informasi Sumber Daya Manusia
        B. Audit Penyediaan dan Pengembangan SDM
        C. Audit Kontrol dan Evaluasi Organisasi
    • Audit Kepuasan Karyawan
      • Kinerja departemen SDM dinilai efektif jika mampu mencapai tujuan perusahaan dan sekaligus juga memenuhi kebutuhan para karyawan.
      • Jika kebutuhan karyawan tidak terpenuhi, maka cenderung akan timbul turnover, kemangkiran, dan aktivitas serikat pekerja
      • Moral dan kepuasan karyawan adalah prekondisi atau prasyarat bagi peningkatan produktivitas, keresponsifan, kualitas, dan pelayanan pelanggan.
      • Kepuasan karyawan dapat diukur dengan survei kepuasan (satisfactory survey) yang dilakukan secara periodik
    • Audit Ketaatan/Kepatuhan Manajerial
      • Ketaatan Internal
        • Menilai dan mengukur berbagai kegiatan MSDM para manajer lini. Apakah sesuai dengan berbagai kebijakan, prosedur, dan aturan yang berlaku?
      •  Ketaatan Eksternal
        •  Mengantisipasi berbagai regulasi dan informasi yang akan diterapkan oleh pemerintah
        •  Menetapkan program dan prosedur untuk menjamin pemenuhan regulasi pemerintah
  • Elemen kepuasan karyawan :
    •  Partisipasi dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan
    • Pengakuan (recognition) terhadap kinerja
    • Akses terhadap informasi secara memadai untuk melaksanakan pekerjaan dengan baik
    • Dorongan aktif untuk menjadi kreatif dan menggunakan inisiatif
    • Dukungan untuk inovasi dan perbaikan kerja
    • Tingkat dukungan dari fungsi staf
    • Kondisi dan iklim pekerjaan
    • Pekerjaan itu sendiri
  • Langkah-langkah Survey Kepuasan
    •  Perencanaan survei. Sasaran survei harus ditentukan secara jelas
    • Perencanaan kuesioner. Kuesioner harus mencakup semua faktor situasi kerja yang
      diyakini berhubungan dengan kepuasan dan ketidakpuasan karyawan
    • Pengadministrasian kuesioner. Karyawan perlu diorientasi agar memahami maksud survei. Prosedur yang biasa diterapkan adalah menyebarkan kuesioner secara anonim pada waktu kerja.
    • Penganalisisan data. Tabulasi dapat dirinci berdasar departemen, jenis kelamin, status
      karyawan, jenjang, dan kategori lain. Komparasi hasil survei sebelumnya dan komparasi antar departemen akan memberikan wawasan bagi perbaikan
    • Pengambilan tindakan korektif. Setelah masalah diidentifikasi, tindakan korektif dapat diambil. Balikan tentang hasil survei dan tindak lanjut yang direncanakan pihak manajemen perlu dikomunikasikan kepada karyawan
  • Instrumen Audit SDM
    • Wawancara
    • Kuisioner
    • Analisis Historis
    • Informasi Eksternal
    • Eksperimen SDM

RESUME MSDM 11 (HRIS)

HUMAN RESOURCE INFORMATION SYSTEM

Sistem Informasi SDM (SI SDM)
• Prosedur sistematis untuk mengumpulkan, menyimpan, mempertahankan, menarik
dan memperoleh kembali berbagai data/informasi yg dibutuhkan organisasi tentang SDM dan aktivitasaktivitas personalia yang bertujuan untuk memudahkan pengambilan keputusan.

SI SDM
• Sering disebut dengan istilah :
            – HRIS (Human Resource Information System)
            – HRMIS (Human Resource Management Information System)
            – HRMS (Human Resource Management System)
• Program aplikasi komputer yang mengorganisir pengelolaan dan pelaksanaan manajemen SDM
sebuah organisasi, untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

HRIS :
Program aplikasi komputer yang mengorganisir pengelolaan dan pelaksanaan manajemen SDM sebuah organisasi, untuk mendukung proses pengambilan keputusan.

Karakteristik Informasi :
1.      Timely (tepat waktu)
2.      Accurate (akurat)
3.      Concise (ringkas)
4.      Relevant (relevan)
5.      Complete (lengkap)

Fungsi HRIS :
  •   Perekrutan dan Penerimaan (Recruiting and Hiring)_SDM membantu menerima pegawai baru ke dalam perusahaan. SDM selalu mengikuti perkembangan terakhir dalam peraturan pemerintah yang mempengaruhi praktek kepegawaian dan menasehati manajemen untuk menentukan kebijakan yang sesuai.
  • Pendidikan dan Pelatihan : Selama periode kepegawaian seseorang, SDM dapat mengatur berbagai program pendidikan dan pelatihan yang diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan dan keahlian kerja pegawai.
  • Manajemen Data. SDM menyimpan database yang berhubungan dengan pegawai dan memproses data tersebut untuk memenuhi kebutuhan informasi pemakai.
  • Penghentian dan Admistrasi Tunjangan. Selama seseorang diperkerjakan oleh perusahaan mereka menerima paket tunjangan. Setelah penghentian, SDM mengurus program pensiun perusahaan bagi mantan pegawai yang berhak.

INPUT HRIS :
  • Sub Sistem SIA (Sistem Informasi Akuntansi). SIA menyediakan data akuntansi bagi HRIS sehingga database berisi gambaran yang lengkap dari sumber daya personil baik keuangan maupun non keuangan.
  • Sub Sistem Penelitian Sumber DayaManusia. Bergungsi untuk mengumpulkan data melalui proyek penelitian khusus. Contoh: Penelitian Suksesi (succession Study), Analisis dan Evaluasi Jabatan (Job Analysis and Evaluation), dll
  • Sub Sistem Intelijen Sumber DayaManusia. Berfungsi mengumpulkan data yang berhubungan dengan sumber daya manusia dari lingkungan perusahaan.

OUTPUT HRIS :
  • Subsistem Perencanaan Kerja. Merupakan informasi yang dibutuhkan oleh manajer atas untuk merencanakan kebutuhan tenaga kerja dalam jangka pendek dan jangka panjang. Informasi ini meliputi informasi untuk analisis perputaran tenaga kerja (turnover), anggaran biaya tenaga kerja dan perencanaan tenaga kerja itu sendiri.
  • Subsistem Perekrutan. Merupakan informasi-informasi yang dibutuhkan untuk pengadaan tenaga kerja secara eksternal maupun internal. Informasi-informasi ini diantaranya adalah informasi pasar tenaga kerja, penjadwalan wawancara, perekrutan dan analisis rekruitmen 
  • Subsistem Manajemen Angkatan Kerja. Merupakan informasi informasi yang dibutuhkan untuk mengelola sumber daya manusia di dalam organisasi. Informasi ini meliputi informasi pelatihan, penilaian atau evaluasi kerja, evaluasi keahlian, karir, realokasi jabatan, suksesi, dan kedisiplinan.
  • Subsistem Tunjangan. Merupakan informasi tentang penggajian dan kompensasinya yang meliputi kehadiran dan jam kerja, perhitungan gaji dan bonus, analisis kompensasi dan perencanaan kompensasi.

  • Subsistem Benefit. Meliputi benefit yang diterima oleh karyawan. Benefit berbeda dengan kompensasi. Kompensasi lebih ke insentif yang dihubungkan dengan kinerja karyawannya, sedang benefit lebih ke manfaat tambahan yang diterima karyawan sepeti dana pensiun.
  • Subsistem Pelapor Lingkungan. Informasi informasi ini berhubungan dengankeluhan-keluhan, kecelakaan selam kerja, kesehatan karyawan dan lingkungan kerjanya

TAHAPAN PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SI-SDM

1. Analisis pendahuluan dan sistem (studi kelayakan)
            Analisis situasi/permasalahan, menentukan kendala lingkungan, menentukan sasaran, menentukan persyaratan operasional, studi kelayakan dan buat laporan

2. Desain sistem pendahuluan
            Skenario rinci, merumuskan sistem alternatif, menilai sistem alternatif, memberi rekomendasi, menentukan persyaratan, meramalkan efek factor

3. Rekayasa sistem
            Memberikan rincian komponen rekayasa, kajian pendahuluan efektivitas biaya, memilih alternatif desain terbaik, merekomendasikan alternatif desain tersebut, memberikan spesifikasi desain pada pembuat program

4. Pengujian dan implementasi sistem
            Menguji subsistem, menguji keseluruhan sistem, menjalankan SI-SDM tersebut

5. Evaluasi dan pemantauan
            Mengukur kinerja sistem, mengevaluasi kinerja sistem, memodifikasi sistem jika