VLSM
(Variable Length Subnet Masking)
VLSM adalah pengembangan mekanisme subnetting conventional yang dianggap masih memiliki kekurangan. Kekurangan tersebut adalah dalam subnetting conventional masih banyaknya jumlah alamat yang terbuang. Proses subnetting conventional selalu memiliki jumlah host yang sama di tiap sub jaringannya, sehingga besar kemungkinan di dalam sub jaringan / segmen-segmen jaringan tersebut memiliki alamat-alamat yang tidak digunakan atau membutuhkan lebih banyak alamat.
berikut perbedaan subnetting conventional dan VLSM
pada VLSM banyak host per sub jaringan dapat di atur sehingga proses pengalamatan ip pun lebih efisien.
Subnetting digunakan untuk :
· Pengaturan traffic
· menambah jumlah jaringan
· Subnett pertama dan terakhir tidak bisa digunakan sebagai IP ADDRESS (cth : jika ada 3 bit subnet, maka subnet 000 dan 111 tidak bisa digunakan sebagai IP ADDRESS)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar